BAB II V I R U S




Ilmu tentang Virus disebut Virologi. Virus (bahasa latin) = racun. Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter).

SEJARAH PENEMUAN

D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau.

Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM).

STRUKTUR TUBUH

Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN dan virus ARN. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.

BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN

1. Pada Bakteri :
1. Bakteriofage.

2. Pada Tumbuhan :
1. Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau.
2. Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau.
3. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk

3. Pada Hewan :
1. Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik.

4. Pada Manusia :
1. Virus Hepatitis, penyebab hepatitis (radang hati), yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B.
2. Virus Rabies >> penyebab rabies
3. Virus Polio >> penyebab polio
4. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air
5. Virus Influenza >> penyebab influensa
6. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah
7. Virus HIV >> penyebab AIDS

SOAL ULANGAN “RUANG LINGKUP BIOLOGI




1. Cabang biologi yang mengkaji hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan
lingkungannya adalah ....
A. zoologi
B. ekologi
C. sitologi
D. botani
E. evolusi
2. Mikologi merupakan cabang Biologi yang mengkaji ….
A. virus
B. jaringan
C. jamur
D. sel
E. jasad renik
3. Mekanisme dan hukum-hukum pewarisan sifat dikaji dalam .…
A. anatomi
B. fisiologi
C. morfologi
D. genetika
E. taksonomi
4. Taksonomi mengkaji ....
A. kesehatan
B. struktur luar tubuh mahluk hidup
C. serangga dan seluk beluknya
D. pengelompokan / klasifikasi mahluk hidup
E. mekanisme dan hukum-hukum pewarisan sifat
5. Sejak perkembangan mahluk hidup dari tingkat rendah ke tingkat tinggi dipelajari
pada cabang biologi ....
A. evolusi
B. histologi
C. sitologi
D. ekologi
E. taksonomi

6. Cabang-cabang biologi berikut ini berkaitan dengan dunia pertanian, kecuali .…
A. ekologi
B. genetika
C. virologi
D. fisiologi
E. ornitologi
7. Pernyataan berikut ini benar, kecuali .…
A. pengelolaan sumber daya alam harus didasari pemahaman biologi yang baik
B. sikap arif dan bijaksana sangat diperlukan dalam pengelolaan sumber daya
alam
C. pencemaran limbah industri dapat merusak lingkungan biotik sekitarnya
D. hutan lindung boleh dieksploitasi setelah diketahui terdapat kandungan emas
yang banyak di sana
E. IPTEK bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia


8. Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis mikroba yang
bersifat patogen, dan telah dapat dibuat pula … nya.
A. antigen
B. antibiotik
C. in vitro
D. kloning
E. kultur jaringan
9. Melalui teknik kultur jaringan para ahli dapat menumbuhkan beberapa jenis
tanaman potensial untuk kesejahteraan hidup manusia. Berikut ini yang bukan
beberapa keuntungan teknik kultur jaringan tumbuhan adalah ….
A. waktunya singkat
B. mudah dikontrol
C. tidak memerlukan lahan luas
D. efisien
E. tidak perlu kondisi steril
10. Cabang biologi yang mendasari beberapa cabang biologi lainnya adalah ….
A. bioteknologi
B. fisiologi
C. anatomi
D. genetika
E. sitologi
11. Berikut ini yang merupakan aplikasi cabang biologi bidang mikrobiologi adalah
A. pembuatan yoghurt
B. penyisipan gen
C. pemisahan genom X dan Y
D. superovulasi
E. transpalasi organ

12. Agar ternak sapi betina jenis unggul mengalami superovulasi maka ternak tersebut
diberi suntikan hormon ….
A. PMSG
B. HCG
C. PMSG dan HCG
D. Estrogen dan PMSG
E. HCG dan estrogen
13. Hormon insulin untuk penderita diabetes mellitus dapat dibuat dari bakteri ....
A. Bacillus thuringiensis
B. Monilia sitophila
C. Salmonella
D. Thyposa
E. Escherichaia coli
14. Embrio hasil fertilisasi in vitro sebelum diimplantasikan ke uterus induk sapi atau
domba, dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu dalam ....
A. hidrogen cair bersuhu –196 derajat celcius
B. nitrogen cair bersuhu –196 derajat celcius
C. oksigen cair bersuhu –100 derajat celcius
D. nitrogen cair bersuhu –120 derajat celcius
E. hidrogen cair bersuhu –120 derajat celcius

15. Pemanfaatan cabang biologi yang terkait pada industri jamu adalah sebagai berikut,
kecuali ….
A. taksonomi tumbuhan
B. mikrobiologi
C. fisiologi tumbuhan
D. anatomi tumbuhan
E. evolusi tumbuhan
16. Tanaman padi dan palawija yang berumur pendek, tahan terhadap serangan hama
wereng, dan hasil produksinya banyak, dapat diperoleh dengan cara ….
A. teknik mutasi buatan dengan penyinaran sinar radioaktif
B. teknik mutai buatan dengan perendaman senyawa kolkisin
C. teknik pemotongan, penyambungan, dan penyisipan gen
D. teknik kultur jaringan
E. teknik fertilisasi in vitro
17. Penggunaan pupuk N yang berlebihan pada areal pertanian atau perkebunan
dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini, kecuali ....
A. eutrofikasi oleh eceng gondok
B. blooming algae
C. penyakit methemoglobinemia
D. penyakit minamata
E. organisme air mati

18. Buah-buahan dapat berukuran besar dan tanpa biji dapat diperoleh dengan cara
....
A. teknik mutasi buatan dengan penyinaran sinar radioaktif
B. teknik mutasi buatan dengan perendaman senyawa kolkisin
C. teknik pemotongan, penyambungan, dan penyisipan gen
D. teknik kultur jaringan
E. teknik fertilisasi in vitro
19. Berikut ini adalah contoh-contoh aplikasi biologi pada dunia kedokteran, kecuali
....
A. transplantasi organ
B. penyuntikan gen leptin
C. teknik superovulasi
D. fertilisasi in vitro
E. pembuatan vaksin virus flu burung
20. Pernyataan manakah yang salah?
A. objek /kajian biologi mencakup 5 kingdom tanpa virus
B. biologi terapan /bioteknologi diantaranya mencakup pertanian, peternakan,
dan kedokteran
C. toksikologi termasuk ke dalam cabang biologi yang mengkaji lingkungan
D. fosil dan hubungannya dengan sejarah bumi dipelajari dalam palaeontologi
E. ornitologi merupakan cabang dari kajian zoologi

SISTEM PEREDARAN DARAH




Sistem Peredarah darah pada manusia

Meliputi darah dan pembuluh pembuluh darah

1. DARAH
Dalam kondisi normal volume darah setiap orang lebih kurang 8 % dari berat badanya. Pada orang dewasa yang beratnya 65 kg, volume darahnya kurang lebih 5 liter.
Darah terdiri dari 2 komponen, yaitu 55% plasma darah (Cairan darah)dan 45% adalah bagian yang padat yang disebut sel-sel darah
Komponen plasma
Terdiri dari air (90 -92 %) dan protein darah  Albumin, Globulin dan Fibrinogen. Cairan yang tidak mengandung unsur fibrinogen disebut Serum Darah.
Protein dalam serum inilah yang bertindak sebagai Antibodi terhadap adanya benda asing (Antigen).
Zat antibodi adalah senyawa Gama  Globulin.
Tiap andbodi bersifat spesifik terhadap antigen dan reaksinya bermacam-macam.
- Antibodi yang dapat menggumpalkan antigen  Presipitin.
- Antibodi yang dapat menguraikan antigen  Lisin.
- Antibodi yang dapat menawarkan racun  Antitoksin.
Komponen sel darah :Eritrocyt ( 4-5 juta/mm3 darah) Leukocyt (4,5-10 ribu) Trombocyt (150-300 ribu)

Eritrocyt:
Merupakan bagian utama dari sel darah.
Jumlah pada pria dewasa sekitar 5 juta sel/cc darah dan pada wanita sekitar 4 juta sel/cc darah.
Berbentuk Bikonkaf, warna merah disebabkan oleh Hemoglobin (Hb) Hb adalah protein yang mengandung zat besi (Fe) fungsinya adalah untuk mengikat Oksigen.
2 Hb2 + 4O2 ® 4HbO2 (Oksihemoglobin)
Kadar 1 Hb inilah yang dijadikan patokan dalam menentukan penyakit Anemia.
Eritrosit dibentuk dalam sum-sum tulang terutam tulang rusuk
Eritrosit berusia sekitar 120 hari. Sel yang telah tua atau usang dihancurkan di Limpa dan hati .
Hemoglobin dirombak, sebagian dijadikan pigmen empedu berupa Bilirubin dan Biliverdin. Sedangkan zat besi hasil penguraian digunakan lagi untuk pembentukan sel darah merah yang baru
Leukocyt (sel darah putih)
Jumlah sel darah putih lebih sedikit dari pada sel darah merah. Dengan perbandingan sekitar 1:700. namun sel darah putih memiliki ukuran yang lebih besar dari sel darah merah.
Jumlah sel pada orang dewasa berkisar antara 6000 - 9000 sel/cc darah.
Jika jumlah sel darah putih lebih tinggi dari normal disebut LEUKOSITOSIS, bila kurang dari normal disebut LEUKOPENIA.
Kemampuan lekosit untuk menembus dinding pembuluh darah (kapiler) untuk mencapai daerah tertentu disebut Diapedesis.
Gerakan lekosit mirip dengan amoeba maka disebut gerakannya Gerak Amuboid.
Sel darah putih dibedakan menjadi 2 yaitu leukosit agranular dan leukosit granular
leukosit agranular meliputi: limposit dan monosit sedangkan yang bergranular meliputi: basofil, neutrofil dan eosinofil.

PEMBELAHAN SEL




Kita mengenal tiga jenis reproduski sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru.

MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.
Secara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut:
1. Profase :
pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin
menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi
kromatid.
2. Metafase:
pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidang
pembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom
/kromatid mudah diamati dan dipelajari.
3. Anafase:
pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju
ke kutub-kutub pembelahan sel.
4. Telofase:
pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti
menjadi dua bagian) dan SITOKINESIS (pembagian sitoplasma
menjadi dua bagian).
Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.

Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis II Baik meiosis I maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut :
Berbeda dengan pembelahan mitosis, pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). Setelah selesai telofase II dan akan dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface.


PERBEDAAN ANTARA MITOSIS DENGAN MEIOSIS

Aspek yang dibedakan Mitosis Meiosis
Tujuan Untuk pertumbuhan Sifat mempertahan-kan diploid
Hasil pembelahan 2 sel anak 4 sel anak
Sifat sel anak diploid (2n) haploid (n)
Tempat terjadinya sel somatis sel gonad

Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis dan Speatogenesis. Sedangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis.

BERBAGAI TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI

Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks, misalnya dari spesies sampai ekosistem.
Keanekaragaman hayati (biodiversity) adalah totalitas variasi bentuk, ukuran, cirri, sifat yang dimiliki oleh makhluk hidup. Faktor yang dapat menyebabkan adanya variasi keanekaragaman adalah faktor hereditas atau genetic dan factor interkasi dengan lingkungan.

Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu :

1.Keanekaragaman gen

Setiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen), satu dari induk jantan dan lainnya dari induk betina. Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis.
misalnya :
- variasi jenis kelapa : kelapa gading, kelapa hijau
- variasi jenis anjing : anjing bulldog, anjing herder, anjing kampung

Yang membuat variasi tadi adalah : Rumus : F = G + L
F = fenotip
G = genotip
L = lingkungan

Jika G berubah karena suatu hal (mutasi dll) atau L berubah maka akan terjadi perubahan di F. Perubahan inilah yang menyebabkan terjadinya variasi tadi.

2.Keanekaragaman jenis (spesies)

Keanekaragaman ini lebih mudah diamati daripada Keanekaragaman gen. Keanekaragaman hayati tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya beraneka macam jenis mahluk hidup baik yang termasuk kelompok hewan, tumbuhan dan mikroba.
misalnya :
- variasi dalam satu famili antara kucing dan harimau. Mereka termasuk dalam satu famili(famili/keluarga Felidae) walaupun ada perbedaan fisik, tingkah laku dan habitat.

3.Keanekaragaman ekosistem
Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dari ekosistem di biosfir.
misalnya :
ekosistem lumut, ekosistem hutan tropis, ekosistem gurun, masing-masing ekosistem memiliki organisme yang khas untuk ekosistem tersebut. misalnya lagi, ekosistem gurun di dalamnya ada unta, kaktus, dan ekosistem hutan tropis di dalamnya ada harimau.

Ketiga macam keanekaragaman tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Ketiganya dipandang sebagai suatu keseluruhan atau totalitas yaitu sebagai keanekaragaman hayati.



Manfaat Mempelajari Keanekaragaman Hayati

1. Dengan mengetahui adanya keanekaragamaan gen merupakan modal dasar untuk melakukan rekayasa genetika dan hibridisasi (kawin silang) untuk mendapatkan bibit unggul yang diharapkan.

2. Dengan mengetahui adanya kenaekaragaman jenis dapat menuntun kita untuk mencari alternatif dari bahan makanan, bahan sandang, dan papan, juga dapat menuntun kita memilih hewan-hewan unggul yang dapat dibudidayakan.

3. Dengan mengetahui adanya keanekaragaman ekosistem kita dapat mengembangkan sumber daya hayati yang cocok dengan ekosistem tertentu sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan peternakan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Sistem Klasifikasi

Dibedakan menjadi 3

1.Sistem Klasifikasi Alamiah

 Diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satuMurid Aristoteles
 Didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi)
 Tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu an herba
2.Sistem Klasifikasi Buatan

o diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia dikenal sebagai Bapak Klasifikasi
o dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain Yang digunakan adalah morfologi.
3.Sistem Klasifikasi filogenetik

 Diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang teori evolusi.
 Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan hubungan kekerabatan yang lebih dekat.
 Didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan yang lainnya.

Cara Klasifikasi Dan Tata Nama

TINGKAT TAKSONOMI

Disebut juga tingkat pengelompokkan.Tingkatan ini disusun oleh kelompok (takson) yang paling umum sampai kepada kelompok yang paling khusus atau dari tingkatan yang tinggi ke yang rendah, dengan urutan tingkatan sebagai berikut:
No Tumbuhan Hewan
1 Kindom kingdom
2 Diviosio phyllum
3 Classis Classis
4 Ordo Ordo
5 Familia Familia
6 Genus Genus
7 spesies spesies
TATA NAMA
Dalam pemberian nama mahluk hidup kita mengenal nama daerah (anjing, dog) dan nama ilmiah (ex: canine). Nama daerah hanya dapat dimengerti oleh penduduk di daerah itu. Nama Ilmiah digunakan sebagai alat komunikasi ilmiah di seluruh dunia menggunakan bahasa latin/yang dilatinkan. Setiap organisme hanya memiliki satu nama yang sah.

CARA PEMBERIAN NAMA JENIS

Sistem tata nama yang digunakan disebut "binomial nomenclatur" yaitu pemberian nama jenis/spesies dengan menggunakan 2 kata. Aturannya:

1. Kata depan : nama marga (genus)
2. Kata belakang : nama petunjuk spesies (spesies epithet)
3. Huruf awal kata depan huruf kapital
4. nama spesies digaris bawah atau di certak miring
5. nama penemu bisa di tulis dibelakang denganb cara disingkat

Misalnya:
Padi (Oryza sativa).
Jagung (Zea mays)
Mangga ( Mangifera indica )
Nangka ( Arthocarpus heterophyllus)
Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

Kucing (Feliks catus)
Kucing rumah (Feliks domesticus)
Mencit ( Mus muscullus)
Singa (Feliks leo)

SISTEM BINOMIAL NOMENKLATUR dipopulerkan pemakaiannya oleh Carolus Linnaeus.

CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI

Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae.
Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: Zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales.
Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea



Pengelompokkan Mahluk Hidup

Whitaker (1969) mengelompokkan mahluk hidup ke dalam lima kerajaan/regnum:

1. Regnum Monera
Monera merupakan golongan organisme bersel satu (uniselluler) dan bersifat prokariotik (inti selnya tidak memiliki selaput inti). Regnum ini dibagi menjadi dua golongan yaitu :
1.1. Golongan bakteri (Schizophyta/Schizomycetes)
1.2. Golongan ganggang biru (Cyanophyta)

2. Regnum Protista
Protista merupakan organisme yang bersifat eukariotik (inti selnya sudah memiliki selaput inti). Pembentukan regnum ini diusulkan oleh Ernst Haeckel atas pertimbangan adanya organisme-organisme yagn memiliki ciri tumbuhan (berklorofil) sekaligus memiliki ciri hewan (dapat bergerak). Yang termasuk dalam regnum ini adalah :
2.1. Protozoa
2.2. Ganggang bersel satu

3. Regnum Fungi (Jamur)
Fungi merupakan organisme uniseluler (bersel satu) dan multiseluler (bersel banyak) yang tidak berklorofil, fungi multiseluler dapat membentuk benang-benang yang disebut hifa. Seluruh anggota dari regnum ini bersifat heterotrof. Regnum ini dibagi menjadi beberapa divisi yaitu:
1. Oomycotina
2. Zygomycotina
3. Ascomycotina
4. Basidiomycotina
5. Deuteromycotina

4. Regnum Plantae (Tumbuhan Hijau)
Meliputi organisme bersel banyak (multiseluler) dan sel-selnya mempunyai dinding sel. Hampir seluruh anggota berklorofil sehinga sifatnya autotrof. Yang termasuk dalam Regnum Plantae adalah:
1. Ganggang (Algae) bersel banyak (diluar ganggang biru)
2. Lumut (Bryophyta)
3. Paku-pakuan (Pteridophyta)
4. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

5. Regnum Animalia (Kerajaan Hewan)
Meliputi organisme bersel banyak, yang sel-selnya tidak berdinding sel dan tidak berklorofil sehingga bersifat heterotrof. Yang termasuk regnum ini adalah filum:
1. Porifera
2. Coelenterata
3. Platyhelminthes
4. Nemathelminthes
5. Annelida
6. Echinodermata
7. Arthropoda
8. Chordata

V I R U S

Ilmu tentang Virus disebut Virologi. Virus (bahasa latin) = racun. Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter).

SEJARAH PENEMUAN

D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau.

Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM).

STRUKTUR TUBUH

Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN dan virus ARN. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.

BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN

1. Pada Bakteri :
1. Bakteriofage.

2. Pada Tumbuhan :
1. Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau.
2. Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau.
3. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk

3. Pada Hewan :
1. Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik.

4. Pada Manusia :
1. Virus Hepatitis, penyebab hepatitis (radang hati), yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B.
2. Virus Rabies >> penyebab rabies
3. Virus Polio >> penyebab polio
4. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air
5. Virus Influenza >> penyebab influensa
6. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah
7. Virus HIV >> penyebab AIDS

SOAL TRY OUT 1

1.Dalam klasifikasi, Citrus maxima (jeruk bali), Citrus aurantifolia ( Jeruk Nipis), Citrus nobillis (Jeruk Keprok) termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat ….

A. Species D. Familia
B. Class E. Ordo
C. Genus


2.Dalam suatu ekosistem padang rumput dihuni oleh beberapa hewan, yaitu harimau, kelinci, ular, cacing. Jika populasi kelinci berkembang biak dengan cepat, maka dapat diperkirakan akan berakibat ........


A. Populasi harimau naik, populasi rumput naik D. Populasi harimau turun, populasi rumput naik
B. Populasi harimau turun, populasi rumput turun E. Semua populasi di padang rumput jumlahnya tetap, kecuali jumlah kelinci bertambah
C. Populasi harimau naik, populasi rumput turun

3.Upaya pelestarian alam yang bersifat in- situ adalah ….

A. memelihara hewan dikebun binatang
B. kebun plasma nutfah di Cibinoang
C. mengkoleksi tanaman langka di kebun raya Bogor
D. penakaran Anoa di Sulawesi
E. kebun kolaksi kelapa di Bone


4.Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan olah virus:
1. NCD 4. Polio 7. SARS
2. CVPD 5. Parotis
3. TMV 6. Tungro
Kelompok penyakit yang dapat menyerang manusia adalah....
A. 1,2,3
B. 3,6,7
C. 2,4,5
D. 4,5,6
E. 4,5,7

5.Jamur merang (Volvariela volvacea) adalah contoh jamur pada divisi ........
A. Deuteromycotina D. Zigomycotin
B. Oomycotina E. Basidiomycotina
C. Ascomycotina


6.Apabila rambut lurus adalah sifat resesif, maka dari perkawinan 2 orang tua yang keduanya berambut keriting homozigot, kemungkinan anak-anakanya berambut lurus adalah ....(%)

A. 100 D. 25
B. 75 E. 0
C. 50

7.Urutan nukleotida dalam suatu rantai antisense suatu DNA adalah :
CAA-CGA-TCG-TTA, bila rantai sense DNA tersebut melakukan transkripsi, maka kodon mRNA yang terbentuk akan berupa .......
A. CAA-GCA-UCG-UAU D. GTT-GCT-AGC-AAT
B. GUU-GCU-AGC-AAU E. CAA-GGA-UCG-UUA
C. CA-CGA-UCG-UUA


8.Menurut sistem penggolongan darah ABBO, seorang anak bergolongan darah O, tidak mungkin lahir dari pasangan suami istri ergolongan darah ........
A. A dan B
B. A dan O
C. B dan O
D. O dan O
E. AB dan B

9.Proses terlepasnya protoplasma dari dinding sel tumbuhan apabila dimasukkan larutan garam dengan konsentrai tinggi disebut ........
A. lisis D. osmosis
B. siklosis E. plasmolisis
C. hidrolisis

10.Kecambah yang ditempatkan dalam gelap akan lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan kecambah yang ditempatkan di tempat terang, hal ini ada hubungannya dengan aktivitas hormon ........
A. sitokinin D. gibberrelin
B. auksin E. asam absisat
C. gas etilen