JARINGAN SARAF

JARINGAN SARAF

Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.

Gbr. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit).

Terdapat 3 macam sel saraf

1.

Sel Saraf Sensorik
Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.

2.

Sel Saraf Motorik
Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.

3.

Sel Saraf Penghubung
Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.

Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas.
Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impuls-impuls saraf.

Bakteri

Ciri-ciri Bakteri

Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu :

  1. Organisme multiselluler
  2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
  3. Umumnya tidak memiliki klorofil
  4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
  5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
  6. Hidup bebas atau parasit
  7. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
  8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan



Struktur Bakteri

Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu:
1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri)
Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu)
Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.

Struktur dasar sel bakteri

Struktur dasar bakteri :

1. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).

2. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.

3. Sitoplasma adalah cairan sel.

4. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.

5. Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.

Struktur tambahan bakteri :

1. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila
lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air.

2. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.

3. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.

4. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis.

5. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.

6. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.


Bentuk Bakteri

Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil.

Berbagai macam bentuk bakteri :

1. Bakteri Kokus :

a. Monokokus
yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal
b. Diplokokus
yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan
c. Tetrakokus
yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat.
d. Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus
e. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai.
f. Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur

2. Bakteri Basil :


a. Monobasil
yaitu berupa sel bakteri basil tunggal

b. Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri
basil berdempetan

c. Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai

3. Bakteri Spirilia :

a. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang

b. Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup

c. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma

JARINGAN OTOT

JARINGAN OTOT
imam gunawan

Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek.

Gambar 1 :
Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari
keseluruhan otot sampai tingkat molekuler.

Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam :

1.

Jaringan Otot Polos

Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah
pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.


Gbr. Struktur Otot Polos

2.

Jaringan Otot Lurik

Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar.

Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.


Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan
di bawah pengaruh saraf sadar.

Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.

Gbr. Serabut otot lurik
(dari otot anak-anak).

3.

Jaringan Otot Jantung/Miokardium

Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat.
Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.


Gbr. Serabut otot jantung
(dari jantung orang dewasa)

jaringan epitel

JARINGAN EPITEL

Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan.

Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi

1. Epitel Pipih

a.

Epitel pipih selapis
Contoh:
pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal.

b.
Epitel banyak lapis
Contoh:
pada kulit, rongga mulut, vagina.

2. Epitel Kubus

a.

Epitel kubus selapis
Contoh:
pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium.

b.
Epitel kubus banyak lapis
Contoh:
pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

Gbr. 1. Epitel kubus selapis
2. Epitel pipih selapis
3. Jaringan ikat
(diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).


3. Epitel Silindris

a.
Epitel silindris selapis
Contoh:
pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia .
(tampak silia di tengah-tengah,
diambil dari eaofagus janin).

b.
Epitel silindris banyak lapis
Contoh:
pada saluran kelenjar ludah, uretra.
c.
Epitel silindris banyak lapis semu/epitel silindris bersilia
Contoh:
pada trakea, rongga hidung.

4. Epitel Transisional

Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah.

Contoh: pada kandung kemih.

Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.


A : kandung kemih kosong


B : kandung kemih berisi urine


Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut

1. Sebagai pelindung
2. Sebagai kelenjar
3. Sebagai penerima rangsang
4. Sebagai lalu lintas keluar masuknya zat

KEANEKARAGAMAN HAYATI

KEANEKARAGAMAN HAYATI

imam gunawan

1. KEANEKARAGAMAN HAYATI TINGKAT GEN

Keanekaragaman hayati tidak saja terjadi antar jenis, tetapi dalam satu jenis pun terdapat keanekaragaman. Adanya perbedaan warna, bentuk, dan ukuran dalam satu jenis disebut variasi.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang tingkatan keanekaragaman hayati, simak uraiannya berikut ini:

1. Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen

Apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati tingkat gen? Untuk menemukan jawaban ini, cobalah amati tanaman bunga mawar. Tanaman ini memiliki bunga yang berwarna-warni, dapat berwarna merah, putih atau kuning. Atau pada tanaman mangga, keanekaragaman dapat Anda temukan antara lain pada bentuk buahnya, rasa, dan warnanya.

Demikian juga pada hewan. Anda dapat membandingkan ayam kampung, ayam hutan, ayam ras, dan ayam lainnya. Anda akan melihat keanekaragaman sifat antara lain pada bentuk dan ukuran tubuh, warna bulu dan bentuk pial (jengger).

Gambar 1. Keanekaragaman gen pada ayam

Keanekaragaman warna bunga pada tanaman mawar. Bentuk, rasa, warna pada buah mangga, serta keanekaragaman sifat, warna bulu dan bentuk pial pada ayam, ini semua disebabkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut dengan gen. Semua makhluk hidup dalam satu spesies/jenis memiliki perangkat dasar penyusun gen yang sama. Gen merupakan bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/orang tua kepada keturunannya.

Gen pada setiap individu, walaupun perangkat dasar penyusunnya sama, tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies.

Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen? Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebabnya. Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas-varietas (varitas) yang terjadi secara alami atau secara buatan.
Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan, seperti pada rambutan. Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). Sedangkan keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi), seperti pada berbagai jenis mangga.

Perbedaan sifat pada jenis mangga dapat Anda amati pada tabel berikut:

No.
Mangga
Bentuk Buah
Rasa
arima

1.
2.
3.

golek
kuini
gedong
lonjong panjang
bulat telur, besar
bulat, kecil
manis
manis
lebih manis
tidak wangi
wangi
tidak wangi

Pada manusia juga terdapat keanekaragaman gen yang menunjukkan sifat-sifat berbeda, antara lain ukuran tubuh (besar, kecil, sedang); warna kulit (hitam, putih, sawo matang, kuning); warna mata (biru, hitam, coklat), serta bentuk rambut (ikal, lurus, keriting). Cobalah perhatikan diri Anda sendiri! Ciri atau sifat apa yang Anda miliki? Sesuaikan dengan uraian di atas?

2. Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis

Dapatkah Anda membedakan antara tumbuhan kelapa aren, nipah dan pinang? Atau membedakan jenis kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang buncis, kacang kapri, dan kacang hijau? Atau Anda dapat membedakan kelompok hewan antara kucing,harimau, singa dan citah? Jika hal ini dapat Anda bedakan dengan benar, maka paling tidak sedikitnya anda telah mengetahui tentang keanekaragaman jenis.

Untuk mengetahui keanekaragaman hayati tingkat jenis pada tumbuhan atau hewan, anda dapat mengamati, antara lain ciri-ciri fisiknya. Misalnya bentuk dan ukuran tubuh,warna, kebiasaan hidup dan lain-lain.

Contoh, dalam keluarga kacang-kacangan, antara lain; kacang tanah, kacang kapri, kacang hijau dan kacang buncis. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut Anda dapat dengan mudah membedakannya, karena antara mereka ditemukan ciri-ciri yang berbeda antara ciri satu dengan yang lainnya. Misalnya ukuran tubuh atau batang (ada yang tinggi dan pendek); kebiasaan hidup (tumbuh tegak, ada yang merambat), bentuk buah dan biji, warna biji, jumlah biji, serta rasanya yang berbeda.

Gambar 2. Keanekaragaman jenis pada kacang-kacangan

Contoh lain, keanekaragaman pada keluarga kucing. Di kebun binatang, Anda dapat mengamati hewan harimau, singa, citah dan kucing.

Gambar 2. Keanek ragaman jenis pada hewan (a) harimau, (b) singan, (c) kucing dan (d) citah.

Walaupun hewan-hewan tersebut termasuk dalam satu familia/suku Felidae, tetapi diantara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok. Misalnya, perbedaan warna bulu, tipe lorengnya, ukuran tubuh, tingkah laku, serta lingkungan hidupnya.

Cobalah Anda perhatikan perbedaan sifat dari hewan berikut ini :

No.
Ciri-ciri
Kucing
Harimau
Singa
Citah

1.

2.

3.

Ukuran tubuh
Warna bulu

Tempat hidup
Kecil

Hitam, putih, kuning
Hutan, rumah
Besar

Hitam, putih, kuning
Hutan
Besar

Hitam, putih, kuning
Hutan
Sedang

Hitam/ putih
Pohon

Demikian pula pada kelompok tumbuhan yang tumbuh di dataran tinggi dan dataran rendah akan memperlihatkan perbedaan-perbedaan sifat pada tinggi batang, daun dan bunga. Contohnya kelapa, aren, pinang, dan lontar, seperti tampak pada tabel pengamatan berikut ini.

No Ciri-ciri Kelapa Aren Pinang Lontar
1. Tinggi Batang >30m 25m 25 15-30m
2. Daun

-Panjang tangkai daun 75-150cm
-Helaian daun 5m, ujungruncing dan keras

-Panjang tangkai daun 150cm
Tangkai daun pendek -Panjang tangkai daun 100cm
-Helaian daun bulat, tepi daun bercangap menjari
3. Bunga Tongkol Tongkol Tongkol Bulir

Gambar 2. Keanekaragaman pada suku Palmae

Dari contoh-contoh di atas, Anda dapat mengetahui ada perbedaan atau variasi sifat pada kucing, harimau, singa dan citah yang termasuk dalam familia/suku Felidae. Variasi pada suku Felidae ini menunjukkan keanekaragaman pada tingkat jenis.

Hal yang sama terdapat juga pada tanaman kelapa, aren, pinang, dan lontar yang termasuk suku Palmae atau Arecaceae.

3. Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Di lingkungan manapun Anda di muka bumi ini, maka Anda akan menemukan makhluk hidup lain selain Anda. Semua makhluk hidup berinteraksi atau berhubungan erat dengan lingkungan tempat hidupnya.

Lingkungan hidup meliputi komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Komponen abiotik meliputi iklim, cahaya, batuan, air, tanah, dan kelembaban. Ini semua disebut faktor fisik. Selain faktor fisik, ada faktor kimia, seperti salinitas (kadar garam), tingkat keasaman, dan kandungan mineral.

Baik komponen biotik maupun komponen abiotik sangat beragam atau bervariasi. Oleh karena itu, ekosistem yang merupakan interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik pun bervariasi pula.

Di dalam ekosistem, seluruh makhluk hidup yang terdapat di dalamnya selalu melakukan hubungan timbal balik, baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungnnya atau komponen abiotiknya. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman tingkat ekosistem? Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem.

Gambar 2. Keanekaragaman ekosistem (a) padang rumput (b) padang tundra (c) gurun pasir

Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperature, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah.

Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. Di tempat ini tidak ada pohon, yang tumbuh hanya jenis lumut. Hewan yang dapat hidup, antara lain rusa kutub dan beruang kutub. Di daerah beriklim sedang terdpat bioma Taiga. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer, dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan, dan rusa kutub.

Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem.

Totalitas variasi gen, jenis dan ekosistem menunjukkan terdapat pelbagai variasi bentuk, penampakan, frekwensi, ukuran dan sifat lainnya pada tingkat yang berbeda-beda merupakan keanekaragaman hayati.

Keanekaragaman hayati berkembang dari keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat jenis dan keanekaragaman tingkat ekosistem. Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sejumlah spesies asli sebagai bahan mentah perakitan varietas-varietas unggul. Kelestarian keanekaragaman hayati pada suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen-komponennya yang mengalami gangguan.

Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem tersebut dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. Contoh-contoh gangguan ekosistem , antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem. Bencana tanah longsor atau letusan gunung berapi, bahkan dapat memusnahkan ekosistem. Tentu juga akan memusnahkan keanekaragaman tingkat ekosistem. Demikian halnya dengan bencana tsunami.



Soal Biologi SMA Muhammadiyah

Petunjuk : Pilihlah salah satu jawaban yang benar dari obtion a, b, c, d, dan e pada setiap pertanyaan berikut :

1. Sistem klasifikasi makhluk hidup yang berdasarkan urutan perkembangan mahluk hidup serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan yang lainnya adalah....
a.alamiah d.filogenik
b.buatan e.artifisial
c.binomial
2. Dalam suatu ekosistem padang rumput dihuni oleh beberapa hewan, yaitu harimau, kelinci, ular, tikus, cacing. Organisme yang berfungsi sebagai dekomposer dari ekosistem terssebut adalah....
a.harimau d.tikus
b.kelinci e.cacing
c.ular
3. Penulisan nama ilmiah yang benar pada nama-nama tumbuhan berikut yang benar adalah....
a. Carica Papaya (pepaya) d.Cocconus - nucifera (kelapa)
b. Heliantus annus (Bunga matahari) e.Manggifera indica (mangga)
c. MUSA paradisiaca (pisang)
4. Nama Heliantus pada nama Heliantus annus merupakan nama....
a.species d.ordo
b.genus e.cllasis
c.familia
5. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus,
1. NCD 4. TMV 7. SARS
2. CVPD 5. Parotis
3. Polio 6. Tungro
Kelompok virus yang dapat menyerang tumbuhan adalah....
a. 1,2,3 d.3,5,7
b.2,3,4 e.1,3,5
c. 2,4,6



6. Berdasarkan jumlah dan letak flagelnya, gambar bakteri disamping termasuk bakteri....




a. atrik d.amfitrik
b. monotrik e.peritrik
c. lofotrik

7. Jamur berikut termasuk anggota kelas....




a. zygomikotina d.oomicotina
b. basidiomicotina e.ascomycotina
c. deuntromicotina
8. Jenis tumbuhan yang merupakan peralihan dari thalophytha dan cormophyta adalah....
a. Mangifera indica d. Musa paradisiaca
b. Arthocarpus integra e. Carica papaya
c. marchantia polymorpha

9. Organisme berikut termasuk moluska, yang merupakan contoh kelas





a. chepalopoda d.bivalvia
b. crustaceae e.echinodermata
c. gastropoda
10. Telur fasciola hepatica yang telah dibuahi akan tumbuh menjadi
a. serkaria d. serkaria
b. mirasedium e. metaserkaria
c. redia
11. Perhatikan gambar sel berikut!

Organel X merupakan organel yang terdapat pada
sel tumbuhan maupun sel hewan. Organel ini
membentuk suatu sistem membran yang kompleks
dalam sitoplasma.

Fungsi organel tersebut adalah ....
a. menggabungkan asam-asam animo menjadi rantai polipeptida
b. mentranpor dan mengubah materi-materi di dalamnya
c. menyalurkan hasil sintesis protein ke dalam inti
d. tempat respirasi aerob di dalam sel
e. menghancurkan organel lain yang tidak berfungsi

12.

13. Bagian X pada gambar jaringan tumbuhan disamping berfungsi....

a. untuk fotosintesis d.melindungi organ dalam
b. mengangkut hasil fotosintesis e.untuk pertukaran gas
c. mencegah penguapan berlebihan
14. Berikut ini beberapa organ manusia:
1. laring
2. lambung
3. usus 12 jari
4. ginjal
5. kolon
Organ yang menyusun sistem pencernaan adalah....
a . 1,2 dan 3 d . 2,3 dan 5
b . 1,3 dan 5 e . 2, 4 dan 5
c . 2,3, dan 4


15. Perhatikan organ ekskresi disamping, organ X adalah....







a. uretra d.vesica urinaria
b. ureter e.glomerulus
c. pelvis renalis


16. Gangguan pada sendi di mana sendi mengalami pembengkakan adalah....
a. reumathoid d.rakhitis
b. osteoporosis e.artiritis
c. lumpuh layu
17. Bagian jantung yang menerima darah dari paru-paru adalah....
a. atrium sinister (serambi kiri) d.Ventrikel dekster (Bilik kanan)
b. atrium dekster (serambi kanan) e. perikardium
c. ventrikel sinister (bilik kiri)

18. Selama kehamilan, ovarium tidak akan membentuk folikel graff yang baru karena ....
a. FSH mencegah pementukan progestron d.estrogen mencegah pembentukan progesteron
b. progeseron menghambat pembentukan FSH e.progestron mencegah pembenetukan estrogen
c. FSH menghambat pembetukan estrogen

19. Kelenjar endokrin yang berperan menghasilkan hormon yang berfungsi sebagai mengendalikan pertumbuhan perkembangan adalah kelenjar .......
a. pankreas d.adrenal
b. gonad e.langerhans
c. hipofiss

20. Perhatikan gambar berikut

Yang merupakan daerah yang bersifat hidrofobik adalah....
a P b. Q c. R d. S e.T

21. Hewan yang memiliki sistem sirkulasi darah tertutup adalah....
A . belalang dan katak D. cacing tanah dan udang
B . siput dan ikan E . udang dan nyamuk
C . cacing tanbah dan katak
22. Pada metode ilmiah, eksperimen dilakukan sebagai kegiatan untuk ….
a. mengajukan permasalahan d. menguji hipotesis
b. menganalisis data e. menarik kesimpulan
c. membuat abstraksi
23. Pada proses perkembangan tumbuhan yang ditandai dengan adanya perubahan struktur dan fungsi sel disebut….
a. histogenesis c. organogenesis e. spermatogenesis
b. diferensiasi sel d. irreversible
24. Giberelin adalah hormone pertumbuhan yang fungsinya sebagai berikut, kecuali…
a. merangsang aktifitas kembium d. menyebabkan buah tidak berbiji
b. merangsang perpanjangan sel e. menyebabkan tanaman tumbuh raksasa
c. tanaman berbunga sebelum waktunya
25. Selama musim kemarau, tanaman jati dan beberapa jenis tanaman yang lain mengalami pengguguran daun. Hal ini terjadi karena adanya konsentrasi yang tinggi dari hormone….
a. gas etilen b. asam absitat c. Giberellin d. auksin e. filokalin
26. Auksin dapat bekerja sebagai zat yang dapat mempercepat pertumbuhan apabila ia berada dalam keadaan….
a. tidak terkena air c. tidak dipengaruhi sinar e. sinar cukup terang
b. udara lembab d. suhu udara tinggi

27. Pernyataan berikut yang bukan merupakan ciri khas enzim atau biokatalisator adalah.....
a. hanya diperlukan dalam jumlah sedikit d.dapat bekerja bolak balik
a. kerjannya dipengaruhi suhu
b. kerjanya dipengaruhi pH e.hanya untuk reaksi anabolisme

28. Perhatikan gambar dibawah ini!

Pernyataan yang benar mengenai sifat enzim berdasarkan gambar adalah....
A.terdiri atas protein C.menghambat reaksi kimia
B.bekerja satu arah
D.mempercepat reaksi
E.kerja enzim specifik

29. Cara kerja enzim adalah bekerja secara specifik. Cara kerja enzim di umpamakan gembok dan kunci. Atau di kenal dengan teori “ Lock and Key Theory”. Teori ini di kemukakan oleh....
A. Fischer C.ingenhousz
B. Calvin
D.Engelmann
E. sachs



31.Pernyataan yang paling tepat tentang proses yang terjadi pada respirasi aerob adalah….
Tahapan Tempat berlangsung Hasil (Jumlah ATP)
A Glikolisis
Siklus krebs Sitoplasma
Sitoplasma 2
4
B Glikolisis
Siklus krebs Mitokondria
mitokondria 4
2
C Glikolisis
Siklus krebs Sitoplasma
Mitokondria 2
2
D Siklus krebs
Transfer elektron Mitokondria
mitokondria 4
34
E Siklus krebs
Transfer elektron Sitoplasma
Mitokondria 2
34

32. Belalang jantan berbadan hijau sayap panjang (HhPp) dikawinkan dengan betina berbadan coklat sayap pendek (hhpp). Pada gen H dan P maupun gen h dan p terjadi pautan. Dan hasil perkawinan tersebut diperoleh fenotif keturunan sebagai berikut:
hijau sayap panjang : 530
hijau sayap pendek : 450
coklat sayap panjang : 782
coklat sayap pendek: 310
Berdasarkan kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar ........
A. 0,59%
B. 5,94%
C. 59,46%
D. 70,00%
E. 0,70%


33. Secara garis besar langkah pencetakan protein terjadi melalui 2 tahap yaitu….
A.replikasi dan sintesis D.transkripsi dan translasi
B.translasi dan replikasi E.sintesis dan translasi
C .sintesis dan replikasi
34. RNA yang berfungsi mengatur dalam proses sintesis protein adalah….
A. m RNA D.rRNA
B. t RNA E.RNA duta
C .dRNA


35. Amati gambar pembelahan sel secara mitosis:

Fase metafase dan anafase ditunjukkan nomor ........
A. 1, 2
B. 1, 3
C. 2, 3
D. 4,1
E. 4, 2


36. Bila suatu susunan basa nitrogen pada rantai nukleotida DNA adalah CCA-CTA- ACA -CTT-CCA TTA, maka urutan basa Nitrogen dalam rantai nukleotida pelengkapnya adalah….
a.CCT-CTA-CCA-CTT-CCA-TTA d.GGT-GAT-TGT-GGA-GGT-ATT
b.GGA-CAT-TCT-CAA-CCT-TAT E e.GGU-GAU-UGU-GAA-GGU-AAU
c .TTG-TCT-GTG-TGG-TTG-CCG
37. Bunga warna merah dominan penuh terhadap bunga warna putih. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan sesamanya, diperoleh keturunan berjumlah sebanyak 72 batang. Berapa batangkah yang berwarna merah?
A a. 18 Dd.9
B b. 27 E e.36
C c.54
38. Jika genotip suatu individu adalah AABbCcdd, maka macam genotip gamet yang dapat terbentuk adalah….
A a. 16 D d.4
B b. 8 E e.2
C c.6
39. Seorang wanita ternyata carier buta warna, jika menikah dengan laki-laki normal. Maka kemungkinan anaknya adalah....
a. 50 % wanita buta warna d. 25 % wanita buta warna
B b. 50 % laki-laki Buta warna E e. 75 % wanita normal
C c .25 % laki-laki buta warna
40. Evolusi yang menghasilkan spesies yang mampu bertahan hidup disebut evolusi..
A. progresif D.organik
B. kosmik E.terarah
C.regresif
41. Ilmuwan yang mengemukanakan paham “ Use and disuse” dalam teoriu evolusinya adalah….
A. Eramus Darwin D. Count de Buffon
B. J.B Lamarck E. Alfred Wallace
C. C. Darwin
42. Evolusi dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan fosil-fosil makhluk hidup purba. Fosil lengakap dan ditemukan pada setiap lapisan zaman geologi adalah...
A. kera D. gajah
B. harimau E. dinosaurus
C. kuda
43. Populasi biston bertularia sesudah revolusi industri….
A.Yang bersayap cerah pupulasinya lebih besardari pada yang bersayap gelap D. yang bersayap cerah populasinya tetap
B. yang bersayap gelap populsinya tetap E. yang bersayap cerah populasinya lebih kecil dari sayap gelap
C.yang bersayap gelap populasinya lebih kecil dari yang bersayap cerah



44. Apabila 1% tikus dalam suatu populasi mempunyai ekor pendek, berapa Persen dari tikus yang mempunyai ekor panjang bersifat heterozigot, menurut hokum Hardy-Weinberg
A. 1 % D. 81 %
B. 18 % E. 99 %
C. 49 %
45. Berikut yang meruapakan contoh organ tubuh yang HOMOLOGI adalah….
A. sayap burung dan sisip dada ikan paus D. sayap burung dan kaki manusia
B. kaki depan buaya dan sayapo burung E.kaki depan anjing & sayap burung
C. sayap burung dan sayap kupu-kupu
46. Pada proses rekayasa genetik enzim yang berperan sebagai “GUNTING BIOLOGI” adalah...
A. endonuklease restriksi D. amilase
B. ligase E. protease
C. gen laktofarin
47. Mikroorganisme berikut yang dimanfaatkan untuk menghasilkan PST (Protein sel Tunggal) adalah....
A. Agrobacterium tumefaciens D. Lactobacillus bulgaricus
B. Fusarium graminearum E. E. Coli
C. Saccharomyches cerevisae
48. Transplantasi gen adalah...
A. memotong gen yang dimaksud D. pencangkokan gen ke dalam plasmid
B. memisahkan gen yang diinginkan E. memasukan gen ke dalam enzim agar terpotong-potong
C. penggunaan endonuklease
49. Terdapat 5 kodon dengan urutan:
CGC-AAC-CAC-CGG-UUC.
Urutan rantai asam amino yang mengaalami inversi adalah....
A. CGC-AAC-CAC-GGC-UUC D. CGC-AAC-CAC-CGG-UUU-C
B. CGC-AAC-CAG-CGG-UUC E. CGC-AUG-CAC-CGG-UUC
C. CGC-AAC-CAC-CGU-UC
50. Penderita sindrom turner memiliki jumlah kromosom.... buah
A. 44 D. 48
B. 45 E. 49
C. 46

Try Out Biologi SMA Muhammadiyah

FROM : IMAM GUNAWAN
FOR: TRY OUT ON CLASIS PSIA PROG.


Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling benar!!
===============================================================
1. Dalam klasifikasi, Citrus maxima (jeruk bali), Citrus aurantifolia ( Jeruk Nipis), Citrus nobillis (Jeruk Keprok) termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat ….

A. Species D. Familia
B. Class E. Ordo
C. Genus
2.Dalam suatu ekosistem padang rumput dihuni oleh beberapa hewan, yaitu harimau, kelinci, ular, cacing. Jika populasi kelinci berkembang biak dengan cepat, maka dapat diperkirakan akan berakibat ........
A. Populasi harimau naik, populasi rumput naik D. Populasi harimau turun, populasi rumput naik
B. Populasi harimau turun, populasi rumput turun E. Semua populasi di padang rumput jumlahnya tetap, kecuali jumlah kelinci bertambah
C. Populasi harimau naik, populasi rumput turun

3.Upaya pelestarian alam yang bersifat in- situ adalah ….
A. memelihara hewan dikebun binatang
D.kebun plasma nutfah di Cibinoang

B. mengkoleksi tanaman langka di kebun raya Bogor
E. penakaran Anoa di Sulawesi

C. kebun kolaksi kelapa di Bone


4.Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan olah virus:
1. NCD 4. Polio 7. SARS
2. CVPD 5. Parotis
3. TMV 6. Tungro
Kelompok penyakit yang dapat menyerang manusia adalah....
A. 1,2,3
D. 3,6,7
B. 2,4,5
E. 4,5,6
C. 4,5,7

5.Jamur merang (Volvariela volvacea) adalah contoh jamur pada divisi ........
A. Deuteromycotina D. Zigomycotin
B. Oomycotina E. Basidiomycotina
C. Ascomycotina

6.Skema metagenesis pada paku

Dari skema disamping yang ditunjuk nomor 1,2 dan 3 adalah....






A.tumbuhan paku, portalium, sporangium
D. protalium, tumbuhan paku, sporangium

B. protolium, sporongium, tumbuhan paku
E. tumbuhan paku, protalium, sporongium

C. sporangium, protalium, tumbuhan paku

7.Tumbuhan paku yang merupakan bentuk peralihan antara homospor dengan heterospor adalah jenis ........
A. Adiantum D. Marsilea

B. Lycopodium
E. Equisetum
C. Selaginela

8.Perhatikan skema daur Biogeokimia dari unsur karbon berikut :


Proses yang terjadi pada daerah X adalah ........
A.Mati D.Fotosintesis
B.Respirasi E. Pembakaran
C.Pengendapan

9.Pada percobaan pengangkutan air dan zat yang terlarut, digunakan potongan tanaman pacar air (bagian akarnya dipotong) yang sudah direndam dalam eosin selama 15 menit, lalu dibuat sayatan melintang dan diamati di bawah mikroskop. Bagian yang berwarna merah adalah ........
A. kollenkim D. noeterna
B. trakeid E. xilem
C. Floem
10.Perhatikan gambar sel saraf berikut :
Fungsi bagian A adalah ........
A.menerima rangsang
D. melanjutkan rangsang ke sel saraf lain
B. mengatur segala aktivitas sel saraf E.menanggapi rangsang
C. memberi zat makanan bagi sel saraf
11.Perhatikan ikhtisar uji makanan di bawah ini, mana yang sesuai hasilnya dari proses uji makanan tersebut :

A.1 D.4
B.2 E.5
C.3
12. Proses terlepasnya protoplasma dari dinding sel tumbuhan apabila dimasukkan larutan garam dengan konsentrai tinggi disebut ........
A. lisis D. osmosis
B. siklosis E. plasmolisis
C. hidrolisis

13.Pada gambar penampang melintang batang tanaman dikotil dibawah, yang berlabel (X) berfungsi ....

A.mengangkut makanan dari akar ke daun
D mengangkut makanan dari daun ke buah

B mengangkut air dan garam mineral dari daun keseluruh tubuh
E mengangkut air dan garam mineral ke daun
C mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh tubuh

14.Kecambah yang ditempatkan dalam gelap akan lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan kecambah yang ditempatkan di tempat terang, hal ini ada hubungannya dengan aktivitas hormon ........
A. sitokinin D. gibberrelin
B. auksin E. asam absisat
C. gas etilen


15.Di bawah ini tabel dan hasil praktikum tentang enzim Katalase:

Keterangan:
- = tidak ada + + = ada sedang
+ = ada sedikit + + + = ada banyak
Kesimpulan yang dapat dikemukakan dari hasil percobaan di atas adalah ........
A. Pada hati, kerja enzim katalase tidak dipengaruhi oleh pH dan temperatur
D. Pada jantung, kerja enzim katalase sangat dipengaruhi oleh temperatur
B. Enzim katalase banyak dijumpai di hati daripada di jantung
E. Kerja enzim katalase tidak dipengaruhi oleh pH
C. Enzim katalase bekerja optimal pada suhu 40°C

16.Berdasarkan pengamatan terhadap diagram spermatogenesis nomor-nomor mana yang menunjukkan sifat sel diploid ........

A. II, III D. I, II
B. II, IV E. I, IV
C. I, III


17.Apabila rambut lurus adalah sifat resesif, maka dari perkawinan 2 orang tua yang keduanya berambut keriting homozigot, kemungkinan anak-anakanya berambut lurus adalah ....(%)

A. 100D. 25
B. 75 E. 0
C. 50
18.Urutan nukleotida dalam suatu rantai antisense suatu DNA adalah :
CAA-CGA-TCG-TTA, bila rantai sense DNA tersebut melakukan transkripsi, maka kodon mRNA yang terbentuk akan berupa ........
A. CAA-GCA-UCG-UAU D. GTT-GCT-AGC-AAT
B. GUU-GCU-AGC-AAU E. CAA-GGA-UCG-UUA
C. CAA-CGA-UCG-UUA
19. Menurut sistem penggolongan darah ABO, seorang anak bergolongan darah O, tidak mungkin lahir dari pasangan suami istri bergolongan darah ........
A. A dan B
D. A dan O
B. B dan O
E. O dan O
C. AB dan B


Selamat Mencoba